balada si kancil

September 28th, 2009

saya letih tersenyum

Posted by ceritasianakkancil in Uncategorized

Tuhan….

saya rindu pada merah, saya rindu pada hijau, saya rindu pada biru. saya rindu pada semua warna yang menyelimuti saya dulu.ingin ketegangan yang sama yang bisa membuat tertawa di dalam hati.

inikah yang namanya sepi saat keadaan ramai? inikah namanya sehat saat sakit?sudah tahu bahwa banyak hal yang tidak mungkin terjadi, tapi daya imajinasi saya terlalu kuat mempertahankan mimpi. kadang keyakinan berlebihan bisa mengoyak hatimu begitu dalam dan hanya menyisakan pengkhianatan pada dirimu sendiri.

hanya memiliki keyakinan bahwa baja bisa melebur, bahwa es bisa meleleh, dan garam bisa menyatu dengan air. tapi manusia bukan benda mati, mereka tidak bisa diprediksi dan saya hanya ingin bilang bahwa saya letih tersenyum

September 14th, 2009

dengar

Posted by ceritasianakkancil in Uncategorized

lama tidak bercerita membuat saya lupa akan gaya bahasa dan nikmatnya mengetik sambil tersenyum sendiri atau menahan tangis. bercerita adalah salah satu kesenangan tersembunyi yang hanya saya bagi pada orang-orang tertentu atau bahkan hanya pada diri saya sendiri. karena terkadang kita hanya benar-benar membutuhkan kuping saja tanpa perlu seluruh kepala ikut berpartisipasi.

mendengar adalah pelajaran yang paling sulit untuk dilakukan. terlihat sepele tapi ini bukan hanya sekedar membiarkan suara masuk ke kupingmu kemudian berkomentar “oh..” dengan ekspresi datar. terkadang ada yang terlalu berkonsentrasi dengan mendengar dan berkomentar sehingga lupa apa makna dari cerita yang telah ia dengar..

persoalan mendengar bukan sekedar memberikan kuping, menatap mata lawan bicara, berkomentar “oh, ah,ih” “ko gitu?”..tapi mendengar membutuhkan semua panca indera untuk ikut berpartisipasi dan yang paling penting mengikutsertakan cermin dari diri sendiri untuk belajar dan mengevaluasi diri dari cerita yang didengar

tapi terkadang, saya hanya ingin didengar saja tanpa ada komentar dan berharap apa yang saya bicarakan membawa hal baik. dan tidak berkomentar bukan berarti mengacuhkan cerita, karena setiap cerita pasti memiliki pembelajaran yang baik